SAMPANG, ARENA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Garam (Persero) di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Minggu (8/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan transformasi industri garam nasional dalam rangka mewujudkan target swasembada garam pada tahun 2027.
Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya penguatan industri garam nasional agar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. Menurutnya, transformasi yang dilakukan di tubuh PT Garam merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Madura yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi garam nasional.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mendorong berbagai langkah percepatan, termasuk rencana perluasan lahan produksi garam melalui kerja sama antara PT Garam dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Salah satu wilayah yang diproyeksikan menjadi lokasi pengembangan adalah Pulau Rote yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung industri garam nasional.
Selain ekstensifikasi lahan, pemerintah juga mendorong penerapan teknologi produksi modern guna meningkatkan efisiensi dan kualitas garam industri. Beberapa teknologi yang direncanakan akan diterapkan antara lain Mechanical Vapor Recompression (MVR) serta Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat produksi nasional sehingga secara bertahap dapat menggantikan kebutuhan garam impor,” ujar Zulkifli Hasan.
Pemerintah juga mendorong pembangunan dan penguatan fasilitas produksi garam di sejumlah wilayah potensial, seperti Gresik dan daerah lainnya yang memiliki peluang besar untuk pengembangan industri garam.
Di sisi lain, Zulkifli Hasan mengajak para petambak garam rakyat untuk meningkatkan manajemen tambak serta menjaga kualitas produksi agar dapat mendukung target swasembada garam nasional pada 2027. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan lahan tambak garam agar tidak beralih fungsi sehingga hasil panen petambak dapat terserap optimal oleh industri.
“Karena itu kehadiran saya sebagai Menko Pangan untuk memastikan percepatan pembangunan pabrik garam baru dan peningkatan produksi nasional menuju swasembada tahun 2027,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan