SAMPANG, ARENA.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian laporan dan rekomendasi pansus LKPJ Bupati Tahun 2022, pengesahan Raperda pembangunan industri Kabupaten Sampang Tahun 2022 – 2042 serta halal bihalal Idul Fitri 1444 H/ 2023 M. Berlangsung di Gedung Graha Paripurna DPRD Sampang.

Rapat Paripurna yang dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H. Abdulah Hidayat dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) kabupaten Sampang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fadhol didampingi para Wakil Ketua DPRD Sampang serta anggota.

“Sesuai dengan peraturan tata tertib DPRD Kabupaten Sampang no. 1 Tahun 2022 dan peraturan DPRD kabupaten Sampang no. 14 Tahun 2019 tentang tata tertib DPRD pasal 107 ayat 1 huruf C maka Rapat Paripurna hari ini memenuhi tata tertib karena dari seluruh Anggota DPRD hanya 11 orang tidak hadirhadir karena izin dan sakit,“ ujarnya.

Alan Kaisan Selaku Ketua Pansus DPRD Sampang menyampaikan bahwa secara umum tidak ada kesalahan dalam penyusunan LKPJ Bupati Sampang Tahun 2022, kecuali beberapa masukan sebagai perbaikan kedepannya agar sesuai dengan realisasi program yang telah ditetapkan, dan di antara beberapa poin masukan Pansus adalah mengenai pengentasan kemiskinan , kesehatan, pendidikan, dan penanggulangan banjir.

“Pansus memerintahkan kepada BappelitBappelitbanda, BPKAD dan Inspektorat untuk mengakomodir seluruh rekomendasi yang telah Pansus berikan kepada OPD masing-masing pada saat proses pembahasan dan pengkajian agar tidak ada kesalahan pada saat pelaporan serta benar-benar sesuai dengan realisasi program yang telah dilaksanakan, kedua terkait data kemiskinan kesehatan dan pendidikan, ketiga untuk lebih memaksimalkan peningkatan pendidikan, keempat indikator kinerja utama pemerintah Daerah Kabupaten Sampang ditetapkan sebanyak 8 indikator, namun di antara seluruh indikator yang menjadi perhatian khusus yaitu jumlah persentase penduduk miskin Tahun 2022.” paparnya.

Data kemiskinan penduduk Sampang di Tahun 2022 mengalami peningkatan dibanding dengan Tahun sebelumnya di mana pada tahun 2022 penduduk miskin berada di kisaran 21,61 persen atau naik 103,4 persen di banding Tahun 2021, sedangkan pertumbuhan Ekonomi pada Tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 150,57 persen atau berada di angka 5,27 persen di banding Tahun 2021.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang harap membuat terobosan program pengentasan kemiskinan yang lebih efektif melalui dinas sosial sebagai dinas pengampu dan diharapkan dapat bersinergi lintas OPD untuk melakukan kajian pengentasan kemiskinan mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan program dan kegiatan.

Selanjutnya Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang di harap tidak hanya memprioritaskan pembangunan di bidang infrastruktur tetapi juga melakukan program yang dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat Sampang.

“Program pembangunan ekonomi sebagai upaya mengurangi kemiskinan saat ini hanya fokus kepada pengembangan infrastruktur sehingga Pansus merekomendasikan untuk melaksanakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat sebagai langkah nyata pengentasan kemiskinan untuk itu sudah sepatutnya dilakukan evaluasi secara serius DPRD dan Bupati untuk melakukan langkah langkah strategis , inovasi dalam rangka mencari solusi yang tepat untuk mengatasi indikator kinerja utama khususnya yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi sebagai upaya menekan jumlah kemiskinan di Kabupaten Sampang.” Sambungnya.

Catatan selanjutnya masalah sosial lain yang terjadi di Kabupaten Sampang adalah peristiwa banjir pada tahun 2021 dan 2022 yang menunjukkan bahwa Kabupaten Sampang masih mengalami krisis lingkungan, berkurangnya area konservasi tanah dan air hilangnya area pertanian produktif hingga kerusakan lingkungan menyebabkan daya dukung pelindung menurun. Menurutnya prioritas utama dalam penanggulangan banjir adalah dengan membuat embung, waduk sebagai upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Sampang.

Sementara itu Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPRD dan segenap tim Pansus DPRD Kabupaten Sampang dengan segala jerih payah dan upaya telah menyumbangkan pemikirannya secara berkesinambungan dalam membahas LKPJ Bupati Tahun 2022 dengan hasil akhir berupa rekomendasi DPRD terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Sampang.

“Saya berharap semua Perangkat Daerah memperhatikan dan menindaklanjuti rekomendasi yang telah disampaikan oleh Pansus DPRD dan menjadi perhatian kita bersama untuk lebih meningkatkan kinerja dimasa yang akan datang,“ tutupnya.