SAMPANG – Arena.co.id- PT Jati Wangi melalui M. Galih Raka Presety,ST.resmi mensomasi dua Media Online di Sampang karena dianggap mencemarkan nama baik terkait pemberitaannya di media sosial. Dia selaku Direktur Utama PT. Jati Wangi mengatakan jika H. Nuri tidak ada dalam struktur organisasinya, bahkan tidak ikut terlibat dalam proses pelelangan tersebut.

“H. Nuri tidak ada dalam struktur organisasi kami, serta dalam proses pelelangan itu tidak ikut, dan murni dilakukan oleh jati wangi,” ungkapnya, Kamis (25/04/2024).

Seperti yang di beritakan oleh media suara- publik.com sebelumnya tertanggal 24 April 2024 itu memberitakan jika H. Nuri merupakan mentor PT. Jati Wangi.

Ach. Bahri, SH. Dan Dirut PT. Jati Wangi M. Galih Raka Prasetyo. ST. Saat Jumpa Pers

“Pemilik PT. Jati Wangi itu adalah mantan narapidana koruptor pengadaan buku di Probolinggo. Kita semua selaku masyarakat Sampang tau bahwa pemiliknya adalah H Nuri, jadi sangat tidak layak lah jadi pemenang tender proyek jalan Kedungdung – Bringkoning,” terang Hanafi. Seperti dikutip dari media suara-publik.com

Akibat pemberitaan tersebut H. Nuri melalui penasehat hukumnya H. Bahri menggelar Jumpa pers di Latera Cafe, JL. Ponegoro Kelurahan Banyuanyar Sampang pada Kamis 25/04/2024 yang mengatakan jika H. Nuri tidak ada sama sekali dalam struktur PT. Jati Wangi.

“Klien kami H. Nuri merasa dirugikan dan mengalami pencemaran nama baik akibat pemberitaan yang dilakukan oleh beberapa media tersebut, apa lagi H. Nuri itu tidak ada sama sekali dalam struktur PT. Jati Wangi,” jelas H. Bahri.

H. Ach. Bahri, SH menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan somasi terhadap perusahaan media suara-publik.com untuk meminta hak jawab dan koreksi akibat pemberitaan yang dianggap sepihak dan tidak berimbang.

“Sementara kami telah mengirim surat somasi kepada media suara-publik.com dan ini bukti resi dari PT. POS jika kami sudah mengirimnya,” lanjutnya.

Pihaknya juga memastikan akan mengirim somasi juga terhadap media lainnya yang telah melakukan pemberitaan sepihak terhadap H. Nuri.

“karena apa ? sekali saya tegaskan bahwa H. Nuri tidak ada dalam struktur organisasi kami dan dalam proses pelelangan itu juga tidak ikut. Itu murni dilakukan oleh jati wangi,”tegasnya.