SAMPANG – Arena.co.id – Gelaran pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Sampang tercedrai dan akan menjadi catatan hitam pilakda terburuk akibat aksi pengeroyokan dengan senjata tajam yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Hal ini terjadi di Ketapang Laok ( Ketapang bagian selatan ) Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.Minggu ( 17/11/2024)

Kapolda Jawa Timur sampai terjun langsung ke Kabupaten Sampang dengan membentuk 4 Tim khusus untuk penangani peristiwa tersebut.Hal itu disampaikan oleh Irjen Pol Drs Imam Sugianto.M.Si saat jumpa pers, Senin (18/11).

Irjen Pol Imam Sugianto selaku orang nomor satu di Kepolisian Jawa Timur mengatakan bahwa atas kejadian itu Polda Jatim langsung melakukan koordinasi dan konsolidasi terutama kepada para tim pemenangan Pasangan calon yang berkontestasi.

“Saya pastikan bahwa Polri, TNI dan stakeholder terkait, segera menindaklanjuti peristiwa ini dan khususnya Polri akan mengejar pelaku sampai dapat,” tegasnya.

Dikatakan oleh Kapolda Jatim, pasca kejadian Polisi sudah berhasil mengamankan satu orang yang diduga pelaku.

“Tadi malam sudah kita dapatkan satu terduga tersangka inisial FS,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, saat konferensi pers di Sampang.

Beliau menambahkan jika Polisi masih mengembangkan kasus ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap Satu tersangka inisial FS yang sudah diamankan.

“Mudah-mudahan dari tersangka FS ini bisa berkembang kepada tersangka yang lainnya,” ujar Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim menegaskan, siapapun yang terlibat peristiwa ini akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Tim saat ini sedang bekerja di lapangan semoga segera bisa menangkap pelaku lainnya sehingga bisa kita proses dan kita tegakkan hukum seadil adilnya,” tegas Kapolda Jatim.

Sementara saat ditanya soal motif, Kapolda Jatim menyebut sampai saat ini masih didalami.

“Masih kita dalami, mudah mudahan tidak ada kaitannya dengan Politik,” ujar Irjen Imam Sugianto.

Pasca kejadian itu, Polda Jatim melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi dengan pihak terkait.

Hasilnya khusus Kabupaten Sampang akan menjadi perhatian khusus masuk tahapan inti pilkada nanti tanggal 27 November 2024.

“Dan pada 3-4 hari sebelumnya akan kami pertebal pengamanan kurang lebih 5 SSK lagi, ada Brimob 2 SSK, TNI AD ada 2 SSK dan Marinir ada 1 SSK,” terang Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim juga menegaskan, siapapun yang melakukan pelanggaran, melakukan kerusuhan, keributan apalagi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang pasti akan diberikan tindakan tegas.

“Kami pastikan, bahwa yang melakukan pelanggaran, melakukan kerusuhan, keributan apalagi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seseorang pasti hukum akan ditegakkan,” pungkasnya.