Surabaya,Arena.co.id-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur dan Sygma Research and Consulting menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kehidupan media yang berkualitas dan berbasis data. Penandatanganan yang berlangsung di Oakwood Hotel and Residence, Surabaya, ini menjadi langkah awal kolaborasi untuk memperkuat ekosistem media yang berbasis data.
Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, SH, MH, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Sygma diharapkan dapat memperkuat peran media dalam menjaga kualitas demokrasi. “Media harus menjadi pilar yang kokoh dalam menjaga kualitas demokrasi,” tegas Sokip. Dengan kolaborasi ini, SMSI Jatim berharap media di Jawa Timur, khususnya anggota SMSI, semakin independen, berbasis data, dan mampu menangkal disinformasi.
CEO Sygma Research and Consulting, Ken Bimo Sultoni, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi antara lembaga riset dan media siber. “Ini adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem media yang sehat dan berintegritas,” ujar Ken Bimo. Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk mendorong penguatan kapasitas media di Jawa Timur, termasuk penyelenggaraan pelatihan jurnalistik berbasis riset dan peningkatan literasi data bagi wartawan.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan media yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta demokrasi yang sehat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat.
Kolaborasi antara SMSI Jatim dan Sygma Research and Consulting merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem media yang sehat dan berintegritas. Dengan kerja sama ini, diharapkan media di Jawa Timur dapat menjadi lebih independen, berbasis data, dan mampu menangkal disinformasi.

Tinggalkan Balasan