SAMPANG,ARENA.Co.id – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jl. Raya Jaksa Agung Suprapto, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden tabrakan depan antara sebuah mobil pickup dan sepeda motor ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.
Berdasarkan data yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni mobil pickup bernomor polisi M 8932 HB yang dikemudikan oleh Muhammad Fajar Sodiq (21), warga Dusun Timur Somber Desa Longkek Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan, serta sepeda motor bernopol L 5907 BAK yang dikendarai Hadili (71), warga Dusun Gung Dalem Desa Banjar Talelah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, dari arah berlawanan melaju mobil pickup sehingga jarak yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak sempat menghindar.
“Karena ruang yang tidak cukup untuk menghindar, tabrakan depan pun tidak terelakkan,” ujar sumber kepolisian.
Akibat benturan keras tersebut, Hadili mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sampang. Sementara itu, penumpangnya, Nidah (37), hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan.
Di sisi lain, pengemudi pickup Muhammad Fajar Sodiq dan penumpangnya, Fatta (15), dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp500 ribu. Data sementara mencatat korban meninggal dunia sebanyak satu orang, dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.
Pihak Satlantas Polres Sampang mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas serta memperhatikan kondisi fisik saat berkendara.
Selain itu, kepolisian terus melakukan berbagai upaya pencegahan, mulai dari sosialisasi tertib berlalu lintas, patroli di titik rawan kecelakaan, hingga patroli malam “blue light” guna menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
“Keselamatan adalah yang utama. Hindari pelanggaran demi mencegah kecelakaan,” tegas petugas.

Tinggalkan Balasan