ARENA.CO.ID, SAMPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi atas Raperda APBD tahun 2022, serta Jawaban Bupati Terhadap Pandangan umum fraksi dan mengumumkan nama-nama anggota panitia khusus (Pansus) Kamis (5/11/2021).
Berlokasidi Gedung Graha Paripurna DPRD, rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sampang Amin Arief Tirtana, dihadiri Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat dan Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan.
Kemudian dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat, Kepala OPD, serta pimpinan Komisi dan Anggota DPRD.
Dalam pandangan secara umum fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung penuh pembangunan Kabupaten Sampang tahun 2022 yang mengusung tema Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam Mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat dan Bermartabat.
Sehingga diharapkan mampu menjadi acuan pembangunan daerah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019 – 2024.
Pandangan umum yang disampaikan Juru bicara fraksi PKB Ach Heriyanto Shaleh tersebut PKB juga menyambut baik Raperda Perubahan RPJMD Kabupaten Sampang tahun 2019 – 2024.
Tentunya guna menuntaskan visi Kabupaten Sampang Hebat Bermartabat, serta mengharapkan perubahan RPJMD sinkron dengan program pemerintah pusat.
“Kami mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan untuk menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi
baik antar daerah, antar fungsi pemerintah pusat dan daerah,” kata Heriyanto.
“Serta menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan, mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan,” imbuhnya
Berbeda dengan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang disampaikan juru bicara Muji menuturkan, pemerintah daerah perlu memperhatikan serius bidang infrastruktur yang menjadi prioritas utama demi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sehingga, diharapkan RPJMD sejalan dengan program pemerintah pusat yang ingin membangun Indonesia dari desa.
“Setiap dana yang dianggarkan untuk pelaksanaan program dan kegiatan harus terukur secara jelas indikator kinerjanya, jadi hasil yang didapat sesuai dengan yang direncanakan,” ujarnya.
Pihaknya juga menilai dokumen RPJMD adalah ruh pembangunan pemerintah daerah kedepan.
Maka perlu penalaran dan kajian serta masukan konstruktif demi kesempurnaan dokumen dan kemajuan daerah yang merupakan penjabaran visi misi dan program kepala daerah dengan berpedoman RPJMD serta memperhatikan RPJM Nasional.
“Kami juga mengkaji masalah ekonomi sosial dan kesehatan akibat pandemi COVID-19 agar perlu kajian yang mendalam dalam rangka menentukan strategi dan arah kebijakan dengan dengan RPJMD,” ucap Muji.
Maka dari itu PPP berharap pemerintah daerah harus lebih komprehensif dalam menyusun langkah dan strategis dalam mencapai visi misi.
Sementara, atas sejumlah pandangan umum tersebut, Bupati Sampang Slamet Junaidi menjawab jika tema pembangunan tahun 2022 telah sesuai dengan rencana kerja Pemprov Jatim maupun pusat, termasuk dalam hal kebijakan dan penetapan sasaran atau target rencana kerja.
Salah satu prioritasnya dalam rangka pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19 yakni penyediaan infrastruktur berkelanjutan yang diwujudkan dengan menuntaskan akses transportasi menuju pusat-pusat produksi.
Kemudian akses antar kecamatan, serta akses jalan membuka pengembangan wilayah sehingga lebih memudahkan masyarakat.
“Pemerintah daerah juga akan memperbaiki sarana dan prasarana ekonomi penunjang lainnya seperti pasar tradisional,” terang pria yang akrab disapa Haji Idi.
“Tujuannya untuk memberikan ruang kepada masyarakat memasarkan hasil produksi serta kemudahan bagi konsumen untuk mencukupi kebutuhan pokok,” tambahnya.(rul)

Tinggalkan Balasan