SAMPANG,Arena.coid- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Sampang dibuat geram saat melakukan sidak terkait Dana Desa Fiktif Anggaran 2023 di Desa Baruh Kecamatan Kota Kabupaten Sampang. (14/02/2025).

Pasalnya dalam inspeksi mendadak tersebut Penjabat Kepala Desa Baruh yang sangat dibutuhkan penjelannya tidak nampak batang hidungnya, dan hanya dihadiri oleh Sekdes,Bendahara,perwakilan BPD dan sebagian perangkat desa lainnya.

Menindak lanjuti temuan Inspektorat Kabupaten Sampang bahwa adanya anggaran DD Fiktif 2023 Desa Baruh yang mencapai 380 Juta yang tidak terealisasi di dua titik lokasi salah satunya adalah Jalan Usaha Tani. Dari keterangan bendahara Desa Baruh JUT tidak jadi dilaksanakan karena adanya penolakan dari sebagian masyarakat dengan alasan jalan tersebut sebelumnya belum dilakukan pemadatan.

Ketua Komisi I DPRD Sampang Salim dibuat heran dengan berbagai alasan tersebut karena sudah ada surat pertanggung jawaban atas terserapnya anggaran tersebut.

“ Kita jadi heran , kalau memang ada penolakan dari masyarakat kenapa ada laporan terserap dan juga pencairan”, ungkapnya.

Meskipun menurut keterangannya bendahara Desa sudah melakukan pengembalian dana sebesar 380 juta dan masih tersisa kurang lebih 46 juta Komisi I DPRD Sampang berjanji tetap akan menindak lanjuti perkara tersebut dan meminta jadwal ulang kepada pemerintah Desa Baruh dan semua pihak terkait diminta hadir termasuk PJ Desa Baruh.

Sekretaris Desa Baruh sendiri saat beberapa awak mau mewawancarai menolak perihal tersebut dengan alasan takut salah ucap

“ mohon maaf ya semuanya, bukannya tidak mau di wawancara tapi saya takut salah jawab “ ucapnya singkat.